Fasilitas

Peralatan dan Laboratorium:

Program studi Geofisika Jurusan Fisika Fakultas MIPA UB mempunyai peralatan yang cukup lengkap, antara lain adalah Gravitymeter La Coste Romberg, Proton Precession Magnetometer (PPM), Self Potential, Induced Polarization, Resistivity, Seismik, GPR, GPS maupun software processing dan interpretasi pendukung untuk processing dan interpretasi seimik, gravity, magnetic, geoelectric, magnetotelluric, dll.

Dengan dukungan peralatan dan software yang relatif lengkap tersebut, maka mahasiswa akan dididik untuk menjadi terampil dalam mengoperasikan peralatan (data acquisition), dan terlatih dalam melakukan data processing serta interpretasi.

Kurikulum:

Disamping Mata Kuliah Umum (Bahasa Indonesia, Agama, Bahasa Inggris, Pendidikan Kewarganegaraan, KKL, MPPI, Kewirausahaan, dan KKN), maka Kurikulum Program Studi Geofisika Jurusan Fisika FMIPA UB juga dibangun atas Kurikulum Wajib Jurusan Fisika, Kurikulum Wajib dan Pilihan Program Studi Geofisika.

Kurikulum Wajib Jurusan meliputi:

Fisika I, Matematika Dasar, Statistika Dasar, Biologi Dasar, Kimia Dasar, Fisika II, Matematika Lanjut, Komputer Dasar, Elektronika Dasar I, Fisika Matematika I, Elektronika Dasar II, Fisika Matematika II, Termodinamika, Gelombang, Fisika Matematika III, Fisika Komputasi.

Kurikulum Wajib Program Studi meliputi:

Geofisika, Gravitasi dan Magnet Bumi, Geologi, Survei Elektromagnetik, Geolistrik, Panas dan Radiasi Bumi, Seismologi, Instrumentasi Geofisika, Metode Seismik, Pengolahan Data Geofisika, Metode Gravitasi dan Magnetik, Workshop Geofisika, dan Skripsi

Kurikulum Pilihan Program Studi meliputi:

Geofisika Lingkungan, Sistem Informasi Geografis (SIG), Fisika Batuan, Geologi Minyak Bumi, Geofisika Kelautan, Petrologi dan Mineralogi, Positioning (Terestrial dan Extra Terestrial), Geokimia, Meteorologi dan Klimatologi, Eksplorasi Panas Bumi, Paleomagnetisme, Mekanika fluida, Fisika Gunungapi, dan Komputasi Geofisika.

Dengan berbekal kurikulum yang komprehensif sebagaimana tersebut di atas, yaitu penguatan pada aspek Basic Science (Kurikulum Wajib Jurusan), penguatan pada aspek Keahlian dan Keterampilan (Kurikulum Wajib dan Pilihan Program Studi), dan Character Building (Kurikulum Mata Kuliah Umum), diharapkan akan dapat menghasilkan lulusan sarjana S-1 yang mempunyai ketinggian moral dan berakhlak mulia, mempunyai keahlian dan keterampilan di bidang Geofisika yang kuat, mampu mengembangkan keilmuan dengan berbekal Basic Science yang kuat, serta mengaplikasikan ilmu untuk kesejahteraan umat.

Jaringan:

Lulusan Program Studi Geofisika (sebelumnya KBM Geofisika) Jurusan Fisika FMIPA UB telah tersebar diberbagai Lembaga Riset maupun Instansi Pemerintah (LIPI, BPPT, PEMDA, dll.), Perusahaan Minyak dan Gas Bumi (ELNUSA, PETROCHINA, SCLHUMBERGER, dll.), Akademisi dan Tenaga Pendidik (Dosen, Guru, maupun Lembaga Pendidikan lainnya), serta berbagai Konsultan dan Perusahaan Swasta lainnya. Disamping itu, dalam pelaksanaan KKL dan penelitian untuk Skripsi, selain mahasiswa dapat melakukan penelitian dengan menggunakan peralatan yang tersedia di laboratorium, juga dapat melakukan di Perusahaan, Lembaga Riset, maupun Instansi yang terkait dengan ilmu Geofisika antara lain di PERTAMINA, BPMIGAS, ElNUSA, PETROCHINA, SCLHUMBERGER, BATAN, BMKG, dll.

Untuk memperluas jaringan, mahasiswa juga dapat bergabung dengan berbagai organisasi profesi yang telah membentuk cabang di Program Studi Geofisika Jurusan Fisika FMIPA UB, antara lain adalah: Himpunan Ahli geofisika Indonesia (HAGI), International Petroleum Association (IPA), Society Exploration Geophysics (SEG), PERHAPI, IATMI, IAGI, AAPG, HATHI, dll. Organisasi ini telah banyak membantu dan mendanai berbagai kegiatan pengembangan keahlian/profesi, workshop, dan fieldtrip bagi mahasiswa Program Studi Geofisika (dulu KBM Geofisika) Jurusan Fisika FMIPA UB.

Leave a Reply