Peralatan & Laboratorium

Program studi Geofisika Jurusan Fisika Fakultas MIPA UB mempunyai peralatan yang cukup lengkap. Peralatan survei/eksplorasi yang tersedia saat ini berjumlah 10 set peralatan, yaitu: seismik, gravity, proton precession magnetometer, self potential, resistivity, GPR, GPS, kompas, altimeter, dan radioaktivitas. Peralatan yang cukup lengkap tersebut tentu menjadi pendukung dalam proses belajar mengajar yang mewakili parameter elastisitas, densitas, susseptibilitas, potensial alam, resistivity, konduktivitas, radioaktivitas, maupun positioning. Saat ini sedang dalam proses pengadaan peralatan Magnetotelluric yang merupakan peralatan untuk metode elektromagnetik, antara lain adalah Gravitymeter La Coste Romberg, Proton Precession Magnetometer (PPM), Self Potential, Induced Polarization, Resistivity, Seismik, GPR, GPS maupun software processing dan interpretasi pendukung untuk processing dan interpretasi seimik, gravity, magnetic, geoelectric, magnetotelluric, dll.

Dengan dukungan peralatan dan software yang relatif lengkap tersebut, maka mahasiswa akan dididik untuk menjadi terampil dalam mengoperasikan peralatan (data acquisition), dan terlatih dalam melakukan data processing serta interpretasi.

Disamping dukungan peralatan, software, dan SDM, Program studi Teknik Geofisika Jurusan Fisika Fakultas MIPA UB juga didukung oleh kondisi Geografis dan bentang alam tempat kampus UB berada. Kampus UB dikelilingi oleh Pegunungan Selatan (Southern mountain) yang kaya akan potensi sumberdaya mineral dan struktur geologi yang menarik di sebelah selatan, deretan gunungapi kuarter yang merupakan zona Solo yang terdiri atas Ganungapi Kelud, Gunungapi Arjuno-Welirang, dan Gunungapi Bromo-Semeru, dan juga daerah cekungan yang membentang desebelah utara zona Solo yang kaya akan semberdaya minyak dan gas bumi. Semua dukungan alam tersebut merupakan anugerah yang karakteristik bagi Program Studi Teknik Geofisika Jurusan Fisika Fakultas MIPA UB dan menjadi laboratorium Alam yang tak terhingga nilainya.

Potensi Unggulan

Peralatan laboratorium, baik perangkat lunak maupun keras serta buku-buku pustaka geofisika di LabGeo Prodi Geofisika – Jurusan Fisika FMIPA UB semakin lengkap dan modern dengan didapatkannya  grant TPSDP di Prodi Fisika selama empat tahun secara berturut-turut mulai tahun 2002 sampai dengan 2007 dengan total grand sekitar 12 milyar rupiah.

Disamping potensi peralatan yang memadai, secara geografis, LabGeo Jurusan Fisika FMIPA UB berada di Malang dengan berbagai kondisi geologi, yaitu: pegunungan selatan (southern mountain) dengan berbagai potensi (tambang mineral, lithologi dan struktur geologi kompleks) di sebelah selatan, zona depresi di sebelah utara yang potensi terhadap minyak dan gas bumi, gunungapi (volcano) yang masih aktif (Kelut, Semeru, dan Bromo) yang berjajar dalam solo zone, potensi volcano-geothermal (Ijen, Arjuno, dan Welirang), topografi bervariasi yang rawan longsor, dan pantai selatan yang rawan gelombang pasang serta tsunami merupakan laboratorium alam yang sangat dekat dan dapat dimanfaatkan sewaktu-waktu. Keberadaan laboratorium alam yang lengkap tersebut semakin memperkuat arti penting bagi kontinyuitas aktivitas dan keberadaan LabGeo Prodi Geofisika – Jurusan Fisika FMIPA UB.

Dengan dukungan sarana & prasarana serta sumber daya manusia yang memadai, pengalaman penelitian/riset dari LabGeo dalam rangka pengembangan Sains  dan  peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) antara lain adalah sebagai berikut:

  1. Identifikasi, Inventarisasi, dan Pemetaan Potensi Sumberdaya Mineral, yang meliputi bahan tambang tipe A, B, dan C.
  2. Pencarian Air Bawah Tanah (ABT), pemetaan ABT, termasuk pembuatan penampang lintang hidrogeologi.
  3. Pembuatan Peta Potensi Daerah melalui GIS (Geographic Information System).
  4. Penyusunan Rencana Pengelolaan Induk (Master Plan) potensi sumberdaya mineral.
  5. Penyusunan DED (Detail Engineering Design) untuk Air Bawah Tanah (ABT).
  6. Penyusunan DED (Detail Engineering Design) untuk pengolahan bahan tambang industri.
  7. Jasa pelayanan data potensi sumberdaya mineral, maupun Air Bawah Tanah melalui bank data kami.
  8. Studi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).
  9. Pemetaan dan mitigasi daerah rawan bencana alam (banjir, tanah longsor dan letusan gunung api),Dan lain-lain.
  10. Di samping itu Laboratorium Geofisika Unibraw telah menjalin kerjasama dengan berbagai lembaga, antara lain :

Di samping itu Laboratorium Geofisika Universitas Brawijaya telah menjalin kerjasama dengan berbagai lembaga, antara lain :

  1. Lembaga-lembaga intern Unibraw seperti: Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Fakultas MIPA, Lembaga Penelitian (LEMLIT) dan Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM), dll;
  2. Perusahaan-perusahaan minyak National dan Swasta Asing, seperti Pertamina, Caltex Pacific Indonesia, Petrochina, Conoco, PT Aneka Tambang, Schlumberger, dll.;
  3. Lembaga-lembaga pemerintah seperti Direktorat Vulkanologi, BMG, LIPI, BPPT, dll.
  4. Universitas-universitas dalam negeri, seperti UGM, ITB, UI, ITS, dll.;
  5. Lembaga-lembaga/Universitas di luar negeri, seperti Universitas Kyoto, Univ. Hiroshima, Univ. Hokkaido, James Cook Univ., dll.;
  6. Beberapa organisasi profesi, seperti Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI), Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI), Asosiasi Panas bumi Indonesia (API), Society of Exploration Geophysicist (SEG), dll.

Alat Unggulan

Seiring dengan perkembangan pemerintahan di Indonesia yang mengarah ke Otonomi Daerah (OTODA), LabGeo Jurusan Fisika FMIPA berusaha untuk berperan aktif dalam rangka membantu peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), baik pada pemerintahan tingkat propinsi, maupun tingkat daerah kotamadya dan kabupaten melalui penelitian untuk mengetahui kondisi bawah permukaan yang meliputi riset potensi sumberdaya mineral/bahan tambang tipe A, B, maupun C,  pencarian air bawah tanah (ABT), pemetaan ABT, dan  penelitian lainnya untuk mengetahui kondisi bawah permukaan.

Sebagian peralatan geofisika yang  yang dimiliki oleh program studi geofisika jurusan fisika fakultas mipa universitas brawijaya malang dan terletak di laboratorium geofisika  adalah sebagai berikut:

1. GRAVITYMETER LA COSTE & ROMBERG:

 

2. PROTON PRECESSION MAGNETOMETER:

 

3. SEISMIK EKSPLORASI:

 

4. GEOLISTRIK RESISTIVITAS:

 

5. GEOLISTRIK POLARISASI TERIMBAS:

6. GEOLISTRIK POTENSIAL DIRI:

 

7. MAGNETOTELLURIC:

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *